ADA APA DENGAN KONDISI LEMBAGA KITA?

Penulis : Arlisa

Kampus dari bahasa latin: Campus yang berarti “Lapangan Luas” dalam pengertian modern, kampus berati sebuah kompleks atau daerah tertutup yang merupakan kumpulan gedung-gedung universitas atau perguruan tinggi. Jadi, Kampus adalah suatu tempat yang digunakan mahasiswa untuk menempuh jenjang pendidikan tinggi.  Pendidikan tinggi termasuk lembaga pendidikan yang mencakup program pendidikan diploma, sarjana, magister, spesialis, dan doktor, yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi. Perguruan tinggi dilaksanakan secara terbuka.

Perhatikanlah sekitar kampus kita yang nampak jelas di lihat dari luar begitu indah kacamata orang luar begitu terpengagah melihat gedung-gedung, taman yang begitu elok untuk dipandang. Yang hanya bisa orang luar sana tertarik melihatnya tampak memipikirkan bagaimana kondisi dalam kampusnya. Tak menelusuri kondisinya kadang kita mengira ini tak adil. Mahasiswa butuh perhatian butuh kenyamanan dalam melaksanakan proses pembelajaran bukan membutuhkan taman yang indah, gedung yang mewah. Kenapa pihak kampus hanya memperindah dari luarnya saja? Kenapa Birokrat menggunakan uangnya hanya membangun seperti taman indah, gedung-gedung yang tinggi dan mewah? Kenapa uangnya tidak di gunakan untuk melengkapi fasilitas karena masih banyak fasilitas yang kurang di Universtas Hasanuddin.

Pertama Lembaga Pendidikan contohnya di ruangan kelas MKU ( Mata Kuliah Umum) di fakultas Ilmu Budaya fasilitasnya sangat kurang mulai dari LCD, AC, Bangku banyak yang rusak faktor seperti inilah yang sangat menganggu proses pembelajaran. Di tambah lagi MKU merupakan mata kuliah yag harus diikuti oleh semua maahasiswa dari semua program studi. Hal-hal seperti inilah harusnya diperbaiki  pihak birokrat karena sangat di butuhkan oleh seluruh mahasiswa Universitas Hasanuddin termasuk dosen yang mengajar. Terkadang mahasiswa atau dosen malas masuk dengan alasan tidak nyaman.

Kedua Lembaga Kemahasiswaan Salah satu tolak ukur kesuksesan lembaga mahasiswa (organisasi) jumlah mahasiswa pada lembaga  dan maka Semakin baik image dari suatu lembaga. Organisasi Mahasiswa di Indonesia dapat dikategorikan ke dalam 2 jenis, yaitu  organisasi mahasiswa internal kampus dan eksternal kampus. Organisasi Mahasiswa Internal Kampus adalah Organisasi Mahasiswa yang melekat pada pribadi kampus atau universitas, dan memiliki kedudukan resmi di lingkungan perguruan tinggi. Bentuknya dapat berupa Badan Legislatif Mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa, Senat Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Jurusan, dan Para Ketua Tingkat. Organisasi Internal kampus pada  suatu perguruan tinggi dapat bergabung dalam skala daerah, nasional dan bahkan internasional. Gabungan organisasi internal kampus beberapa perguruan tinggi ini di sebutOrganisasi Antar kampus.

NKK/BKK Normalisasi Kehidupan Kampus / Badan Koordinasi Kemahasiswaan adalah sebuah kebijakan yang dikeluarkan oleh rezim Soeharto, yaitu di tahun 1977-1978 untuk memecah gerakan yang dilakukan mahasiswa pada saat itu dengan cara menghapus organisasi kemahasiswaan yang lama berupa Dewan Mahasiswa diganti dengan format baru. Kebijakan itu di atur agar membatasi kegiatan politik mahasiswa, bahkan mahasiswa dilarang untuk berpolitik di kampus. Pasca pembubaran Dewan Mahasiswa, Mahasiswa membentuk kelompok-kelompok diskusi kecil di luar kampus yang kemudian berkembang menjadi kelompok belajar ( study club) yang menjadi cikal bakal terbentuknya himpunan mahasiswa jurusan (HMJ).

Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik Universitas Hasanuddin yang terdiri Dewan Mahasiswa (DEMA) Fisip UNHAS berfungsi sebagai Legislatif bertugas untuk menyalurkan atau menampung aspirasi mahasiswa dan Yudikaif Dewan Mahasiswa berfungsi mengawasi kinerja lembaga eksekutif Mahasiswa  Fakultas atau Himpunan jurusan bertujuan agar lembaga eksekutif bekerja secara optimal kedua  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fisip UNHAS berfungsi sebagai eksekutif fakultas, ketiga Himpunan Mahasiswa Departemen(HMD) berfungsi sebagai membina dan mengembangkan keilmuan mahasiswa sesuai dengan jurusan atau program, dan terakhir Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fisip UNHAS berfungsi sebagai membina atau mengembangkan minatdan bakat mahasiswa.

Kepedulian kampus terhadap mahasiswa merupakan faktor kenyamanan mahasiswa. Mahasiswa akan merasa diinginkan dan dihargai tak jauh beda dari Lembaga Pendidikan yaitu fasilitas cukup memadai. Lembaga kemahasiswaan ditataran FISIP UNHAS cukup memprihatiakan mulai dari tata ruang yang bentuknya seperti lapas 1 pintu masuk di dalalmnya semua ruangan  berjejeran mulai dari BEM, DEMA, HMD hingga UKM. Yang ukurannya sangat sempit 1 ruang hanya bisa memuat 8 orang dan ditempatkan jauh dari ruang perkuliahan. Padahal ruangan sangat penting untuk berdiskusi lebih mudah. Bermodalkan kipas angin di setiap ruangan AC sebagai pajangan hanya berjejeran rapi di setiap tempat tapi tak berfungsi yang seharusnya diperbaiki atau di ganti. Kemudian WC untuk apa ada toilet tapi airnya tak mengalir  yang seharusnya mengalir setiap hari sekarang tak lagi mengalir dengan banyaknya kegiatan di kampus baik akademik maupun non-akademik hal seperti inilah yang tidak bisa di tahan-tahan dan tidak bisa sembarang tempat tentu sangat diharapkan bagi pihak kampus memberikan fasilitas yang memadai  Dan terakhir tidak adanya WIFI khusus untuk sospol padahal akses internet sangat penting bagi mahasiswa dengan adanya akses internet atau wifi membuat mahasiswa lebih betah berada di kampus. Factor-faktor seperti inilah yang di takutkan menjadi hambatan untuk aktivitas berlembaga baik lembaga pendidikan maupun lembaga mahasiswa. Padahal hal-hal ini juga sangat membantu meningkatkan prestasi kampus lalu bagaimana bisa mahasiswa ‘bekerja’ dengan baik jika suasana kenyamanan  saja tak di dapatkan? Apa yang melatar belakangi lembaga kita, baik lembaga pendidikan maupun lembaga kemahasiswaan seperti ini? Bukankah ini juga termasuk hak kita?  Terkadang kita cenderung diam menunggu kepekaan dan mengikuti aturan yang ditetapkan oleh Kampus tanpa berbicara atau melakukan tawar menawar hanya karna ditakutkan menjadi masalah besar.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*